Jumat, 09 November 2012

SURAT CALON MAYIT UNTUK SHABAT



Untukmu wahai sahabatku
Tegurlah Aku ketika Aku mulai salah
Untukmu wahai sahabatku
Aku tak memintamu menjadi penerang disetiap malamku
Karena cukup bagimu menjadi sebuah lentera kecil
Ketika aku mulai bosan dengan kegelapan
Akupun tak perlu janji manismu slalu terdengar ditelingaku
Karena akupun sadar tidak bisa menjanjikan yang manis untukmu
Mungkin Aku takkan pernah bisa menjanjikan suatu hal yang indah untukmu
Seperti halnya sang mentari
Yang berjanji akan kembali bersinar di esok hari
Seperti sang rembulan Yang akan bersinar ditengah malam menjelang
Ataupun seperti Sang pelangi
Yang berjanji mengias awan sepeninggal hujan
Cukuplah bagiku menjadi satu bintang
Yang selalu ada dan bersinar
Meski terkadang sinarnya tak cukup menerangkan
Untukmu wahai sahabtku..
Berjanjilah kepadaku..
Ketika Aku mulai meredupkan sinarku
Ketika mataku mulai tak bisa jauh memandangmu
Ketika kaki-kaki ku ini mulai tak cukup kuat
Menopang ragaku sendiri
Dan ketika lidahku mulai kaku untuk mengatakan kepadamu Bahwa aku selalu mendoakanmu
Meski di hari esok Aku tak bisa lagi menemanimu
Sahabat berjanjilah kepadaku..
Jangan Pernah sesali setiap tetes air mata yang kita jatuhkan bersama..
Dan jangan pernah sesali jabatan tangan ketika awal kita bertemu..
Untukmu wahai sahabatku..
Jika hari esok aku benar-benar meninggalkanmu..
Aku ingin engkau berjanji..
Jangan pernah tangisi kepergianku
Sedikitpun Aku tak mau kau menangis karenaku,,
Hanya sedikit pintaku,,
Semoga Allah mengizinkaku melihatmu ditengah pemakamanku
Wahai engkau sahabatku
Jangan pernah jatuhkan air matamu diatas kuburku
Meski Aku tahu kesedihanmu karena kepergianku
Tapi sekali lagi ku katakan kepadamu
Bahwa Aku akan lebih sedih melihatmu menangisiku
Wahai engkau sahabatku.,,
Jika Aku benar-benar Pergi meninggalkanmu
Jangan pernah kenang diriku dengan megahnya pesta
Dunia Cukup Kenanglah diriku dengan doa-doa baikmu untuku,,
Wahai engkau sahabatku..
Izinkan aku Meninggalkanmu Karena sekarang , besok ataupun nanti,,
Meski kita Berpisah,,
Jagalah persahabatan kita Hingga tiba waktumu bertemu dengan ku ,,


Puisi diatas adalah karya ku sendiri ,, yang aku buat ketika aku memiliki sahabat sepertimu,, semoga aku selalu ingat bahwa tidak ada yang abadi didunia ini,,,

Rabu, 26 September 2012

INILAH AKU SANG PERJAKA TUA

BIDADARI HARAPAN


Aku Adalah sang Perjaka Tua

Yang Kutunggu bukan Bunga Yang Mekar

Atau Setangkai Pohon Yang Kekar

Bukan aku Tak Mengharapkan Sang Perawan Kembang

Ataupun Bidadari Harapan

Mungkin Ku Takan Mati Hanya Karena Kesendirian

Karena Yang Ku Inginkan Adalah Kasih Sayang dan Ketulusan

Aku Tak Mengharpakan seseorang Yang Dapat Menjadi Sayap Dalam sebuah kehidupanku

Aku Hanya Mengharapkan Hanya DEngan Melihat Wajahnya Hatiku Akan Tenang

Wahai Bidadari Harapan..

Aku Tak Berharap Engkau Menjadi Kompas Ketika Aku Tersesat Dalam Kesendirian

Karena Aku Percaya Cinta Akan Membawaku Ketempat Yang Ku Inginkan
Wahai Bidadari Harapan

Aku Tak mengharapkan engkau Bersayap yang bisa membawaku terbang
Cukup dengan cintamulah aku akan selalu Merasa terbang


MAAF JIKA INI TERDENGAR SEPERTI BUKAN PUISI KARENA AKU BUKAN SANG PUJANGGA YANG PANDAI MERANGKAI KATA,,,, CIIIIIEEESSS

Jumat, 24 Agustus 2012

Semua Tentang Mimpiku




Aku pernah takut bermimpi
Karena bermimpi hanya bisa membuatku terbang
Kemudian Ku terjatuh

Aku pernah takut bermimpi
Karena bermimpi hanya bisa membuatku berangan jauh
Kemudian Ku tersesat tanpa tau arah kembali,

Dan Aku pernah takut bermimpi
Karena sekali lagi , Bermimpi hanya bisa membuatku berlari jauh
Kemudian ku terjatuh Kembali,

Tapi Aku pernah ingin bermimpi
Karena bermimpi membuatku bisa tegak berdiri sendiri
Tanpa takut akan terjatuh

Dan Aku juga pernah bermimpi
Karena bermimpi membuatku bisa berlari mengejar sang mimpi

Karena hidup berawal dari mimpi
Akupun tak pernah takut lagi untuk bermimpi
Dan sekarang Aku bermimpi
Mimpiku adalah menaklukan sang mimpi agar menjadi abadi
Bukan hanya sekedar mimpi..


Salam dariku Ruli... seseorang pemimpi yang sedang mencari mimpi tuk di jadikan Abadi...

Jumat, 17 Agustus 2012

Kisahku dan Sahabat Terbaiku

Sahabat ku Engkau Bagai Bintang Bagiku

Yang siap menerangi Setiap Lorong gelap yang Ku lalui

Membuatku Merasa Tenang

Disaat semua Bintang Menghianati ku

Engkau Tampil Disampingku

Dan Bersinar Menerangiku

Seakan Engkau Tunjukan Bahwa " Akulah sahabatmu, Yang Siap Melangkah Bersamamu , Meski Ribuan Duri Menghadang dihadapanku"

Sahabatku Engkau Bagaikan Sang Bendera

Yang siap Berkibar Dikala Aku mulai meruntuhkan semangatku

Engkau siap Berkibar Seakan Engkau Katakan " Ayo Dunia Belum Runtuh Dan Teruslah Melangkah maju Agar engkau dapatkan Mimpimu".

Sahabatku Engkau Bagaikan cermin kejujuran

Engkau tunjukan Gambaran Kebenaran Jika itu memang Benar

Dan Engkau tunjukan Gambaran Kesalahan Jika itu Memang salah

Sahabatu ...

Mungkin Kisahku denganmu Terlalu berharga Jika hanya Tuk disimpan..

Karena Ku ingin menuliskannya dilangit Yang cerah

Agar Semua Orang Tahu Bahwa aku pernah memiliki Sahabat Setulus Dirimu

Sahabat Tetaplah Menjadi Bintang yang Bersinar

Meski sinarmu Bukan hanya Untukku..

Kamis, 16 Agustus 2012

Cerita Penuh Luka





♥Rintik hujan telah sampai membasahi tanah.

♥Tangis kecewa telah mengering dipipi.

♥Betapa hati yang kau buat serpihan luka.
 
♥Kini telah bersatu kembali.
 
♥Semoga pena ku tak pernah sedih kala ku mulai menulis kisah kasih mu.
 
♥Semoga kertas ku tak pernah menjadi basah kala ku mengingat tentang dirimu.

Pesan Untuk Sang Kekasih

Puisi Karya : saya (Ruli)






Kekasihku yang Kucinta

Kau boleh lupakan aku yang selalu merindukanmu

Kau boleh lupakan sang mentari yang selalu menghangatkan harimu

Kau boleh lupakan bulan yang selalu menerangi malam mu

Kau boleh lupakan bintang yang selalu setia menemani sepi malam mu

Tapi ku harap jangan lupakan solat mu.

Sebab itu sama saja melupakan Tuhan mu

Meski dalam diam ku selalu mengagumi mu

Tapi kusadar bahwa cinta tak harus memìliki

Tapi ingatlah satu hal

Aku akan selalu menyebut nama mu dalam setiap sujudku

Agar kau tahu dalamnya cintaku untuk mu.

lukisan pena untuk sahabat

Puisi Karya:saya (Ruli)





Sahabat jangan pernah merasa sedih

Ketika awan termenung

Ketika matahari meredupkan sinarnya

Ketika senja berganti malam

Ketika gelap menyelimuti langit

Ketika bulan dan bintang lenyap dibalik awan

Ketika itulah aku datang walau tak dibutuhkan

Dengan kekurangan yang mungkin kau tak dapatkan

Mencoba memberi yang kau butuhkan meski tak kau minta

Karna seorang sahabat adalah mampu menghadirkan kenyamanan meski kehadirannya tak selalu dibutuhkan

Jadikanlah aku sahabatmu

Sahabat yang penuh kekurangan

Jadikanlah aku selimut yang menghangatkan kala kau kedinginan

Sebelum kau Pergi

Karya : Saya (Ruli)

________
Mata ku mungkin akan berhenti mengagumi mu





Lidahkupun mungkin akan belajar Melupakan kata cinta yang pernah ku ucap.

dan mungkin telinga yang dulu pernah kudengar tawa mu

akan segera ku didik untuk sedikit Belajar menyaring setiap kata yang ku dengar indah darimu.

Tapi jangan biarkan tanganku berhenti cukup sampai disini,

Bukan untuk menjamah dan meraih sebuah tempat dihatimu yang dulu pernah ku miliki.

Namun biarkanlah tanganku membasuh setiap air yang kau teteskan dari kelopak indah indah matamu.

meski aku sadar, aku takan pernah bisa mengobati luka dihatimu.

Dan biarkanlah kaki ku melangkah dan berdiri didepan mu, bukan ku berharap kau akan mengikuti setiap jejak yang ku tapaki,

Namun biarkanlah kaki dan raga yang terlalu rapuh ini menghalangi sang kegalauan hati yang akan mencabik hatimu,

dan biarkanlah tubuhku mendampingi mu, bukan untuk bersandar dihatimu ,

dan apabila tiba waktuku harus menjauh dari mu biarkanlah ku bawa kenangan Indah bersama mu

setidaknya sampai saat ku menemukan sebuah sungai yang dapat menghanyutkan semua kisaku dengan mu.




Maaf Jika Ad salah-salah dalam penulisan kata karena saya adalah tidak lebih manusia yang sedang belajar

Cinta Untuk Dunia Akhirat

Ku rindukan seorang kekasih sejati

saat semilir angin kerinduan berhembus

menyentuh dinding hati yang telah lama menanti cinta sejati

kau tiupkan aroma cinta yang selalu membuatku mengingat Kepada-Nya

Andai Engkau halalkan dia untuk Kubelai manja

Akan Kusentuh Qalbunya dengan Cintaku

meski hamba-Mu ini tak dapat menyimpan kuatnya Rindu yang Meronta dalam diri

Tapi demi kesucian cinta yang Terjaga selama ini

aku rela menunggu hingga Engkau Halalkan dia bagiku

Meski butiran Tasbih telah rapuh terhantam kuatnya jemari kerinduan yang menyelimuti diri

akan ku jaga hingga butirannya habis

karna aku yakin pabila tiba waktunya cintaku akan indah

dan bersemi di Mahligai Pernikahan yang Telah Engkau Ridhoi

dan saat Butiran Tasbih terakhir

Cinta Suciku akan membawa Kami dalam Tempat yang Tak terbayangkan Indahnya. .amin. . .amin yarabhal alamin

Kekasih Yang Tak Dianggap








Untuk kekasih yang tak pernah merinduku

Meski rasa ku tak akan sama dengan yang kau rasakan

Aku berharap kau bisa merasakannya

Bahwa aku tlah menjatuhkan hatiku ditempat aku memulai

Mengawali kisah cintaku dengan indah

Meski aku sadar ini hanya anganku

Meski aku takan pernah tahu akhir dari kisahku

Dan biarkanlah aku mencintai mu dengan sederhana

Walau hanya dalam diam ku

Biarkanlah semua rasaku kepadamu mengalir apa adanya

Tanpa tahu kemana akan berlabuh

Memang sakit hatiku mencintaimu meski kau tak pernah mencintaiku

Tapi biarlah rasa sakit ku menjadi indah yang tiada tara

Karena mencintai mu adalah indah bagiku


Maaf yah Jika Puisiku ini jelek tapi ini adalah puisiku yang menurut saya pantas untuk dibaca..